- Beranda
- Komunitas
- Entertainment
- The Lounge
Banyak modus penipuan terjadi berulang kali. Waspada Gan!


TS
arbib
Banyak modus penipuan terjadi berulang kali. Waspada Gan!
Penipuan marak mengintai kita. Di sekitaran kita sudah banyak masuk berita. Penipuan kecil kecilan hingga penipuan masal, hampir silih berganti menghiasi berita dinegeri kita.
Quote:
Beberapa modus berikut ini, mesti di waspadai. Karena modus serupa terus berulang dan ada saja korbannya. Sebagai masyarakat biasa, mungkin ini terjadi karena kita enggan belajar dan menambah pengetahuan kita. Berikut beberapa motif penipuan atau modus yang sering terjadi:
1. Penipuan jamaah umrah
Penipuan jamaah umrah masih kuat dalam ingatan kita. Kasus first travel yang menimbulkan korban ribuan orang seharusnya membuat kita waspada dengan modus serupa. Namun, di beberapa daerah lain, hal serupa walaupun tidak sama, ada saja terjadi. Mungkin karena masyarakat disana kurang informasi.
Umumnya, jenis penipuan ini, memberikan harga yang dibawah pasaran serta menjanjikan fasilitas yang luar biasa menarik. Ini yang bisa membuat banyak masyarakat mudah terpikat. Apalagi menyangkut soal ibadah.
2. Multi Level Marketing
Sistem Multi Level Marketing merupakan kegiatan yang seringkali dijadikan lahan bagi penipu untuk memuluskan bisnis meraup dana masyarakat sebanyak mungkin. Permainan uang member yang daftar untuk membayar member yang merekrut atau pola piramid, sebetulnya sudah dilarang di negara kita.
Namun, jenis multi level marketing, seringkali mengubah kemasannya agar lebih terlihat meyakinkan. Ditambah lagi kemampuan sales dalam membual, membuat calon korban ikut mereka serasa tak berdaya.
3. Modus Harta Warisan Leluhur
Modus seperti ini masih saja banyak yang percaya. Kasus yamisa dan swisindo yang dahulu sempat tenar, mungkin masyarakat kita sudah banyak yang lupa. Modus utamanya adalah merekrut sebanyak mungkin orang untuk menjadi anggota. Para anggota diharuskan membayar iuran tertentu dengan imbalan jabatan tinggi dan bonus pembagian yang besar. Bonusnya akan diberikan bila rekening mereka di bank Swiss cair.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/379993/original/200902bYamisa.jpg)
Yamisa menjanjikan dana revolusi dan sembilan kesultanan di Indonesia. Yayasan ini mengklaim bisa mencairkan dana sekitar Rp 8 ribu triliun. Modusnya dengan mencari anggota sebanyak mungkin untuk dijadikan pengurus, lalu diiming-iming gaji besar. Tapi, sebelumnya calon pengurus itu wajib menyetorkan sejumlah uang . Liputan 6 20 Sep 2002,
Mereka meyakinkan pada para pengikutnya, bila mereka merupakan pewaris rekening harta peninggalan leluhur. Mulai dari jaman kerajaan, hingga cerita harta peninggalan sang proklamator.
Berbagai modus serupa sudah di bongkar pihak berwajib, dan terbukti bahwa bualan para penipu itu, merupakan tipuan semata. Namun anehnya, modus serupa ini, berulang lagi dan ada saja korbannya. Inilah kejadian aneh tapi nyata yang ada di sekitar kita.
4. Modus pengganda harta
Kasus Kanjeng Dimas beberapa tahun yang lalu, sempat menggegerkan kita. Orang itu mengaku bisa menggandakan harta. Banyak orang yang tertipu. Niat mau dapat harta berlipat namun justru kemalangan yang di raih.
Tak cuma harta terkuras habis, bahkan kasus Kanjeng Dimas beberapa tahun lalu, menimbulkan korban jiwa. Dan karena adanya kejadian tersebut, pihak berwajib membongkar modus penipuan tersebut.
Modus pengganda uang ini masih marak terjadi. Entah itu dijanjikan oleh dukun, paranormal atau sesepuh adat dan lainnya. Seharusnya, bila kita mau mikir jernih, modus serupa ini sudah jelas adalah sebuah kepalsuan. Tapi kembali lagi kepada kebiasaan masyarakat kita, dilain lokasi masih saja ada yang percaya dengan modus seperti ini.
5. Modus Pengobatan Alternatif
Modus serupa ini, masih marak. Pada umumnya, cerita berawal dari kesaksian seseorang tentang adanya orang sakti. Orang sakti tersebut, bisa mengobati berbagai penyakit. Tanpa biaya.
Ini cerita yang menjadi magnet besar bagi banyak orang. Orang yang butuh sembuh dari sakit Biasanya, akan berbondong-bondong ikut ramai. Ini membuat nama si orang sakti itu makin populer.
Apalagi orang sakti itu, tanpa meminta imbalan apapun atas upayanya dalam melakukan proses penyembuhan. Setelah namanya populer, maka modusnya baru terlihat. Akan ada banyak sasaran besar yang di target. Dan biayanya serta syaratnya kadang sangat aneh dan tidak masuk diakal.
Modus ini sebenarnya mirip seperti sebuah startup bisnis, yang sedang mulai beroperasi. Hanya saja cara dan tampilanya berbeda.

gambar ilustrasi dari pixabay.com
6. Modus syariah
Modus syariah ini yang paling marak akhir-akhir ini. Karena hal yang berbau syariah, memang sedang digandrungi masyarakat umum. Apalagi mayoritas negeri kita, penduduknya sangat religius.
Adanya kesempatan ini, membuat banyak penipu dengan kecerdasan mereka, memberikan label syariah untuk setiap aksi yang akan mereka lakukan. Hasilnya, dalam beberapa waktu saat ini, marak sekali diberitakan korban penipuan dengan embel-embel syariah.
Mulai dari perumahan syariah, tabungan ,pinjaman dan investasi syariah bervariasi judulnya. Hasil akhirnya, saat harapan yang dinantikan oleh masyarakat tiba, ternyata yang diharapkan itu, hanyalah omong kosong belaka.
Selain ke enam modus serupa ini, masih banyak lagi modus yang beroperasi disekitar kita.
Ciri-ciri utama modus penipuan adalah :
1. Menjanjikan keuntungan yang tidak wajar.
2. Tidak ada jaminan lembaga keuangan resmi.
3. Mengutamakan rasa percaya sama perkaya ( tidak ada jaminan ).
4. Banyak cerita hiperbola.
5. Mengulur waktu bila kita akan melakukan penarikan dana atau pembatalan.
Pada umumnya bila kita keluar dari kelompok ini, maka kita akan dikucilkan. Tak jarang diteror dengan ragam aksi yang mengerikan hingga mengancam jiwa.
Untuk itulah, kita sebagai manusia yang diberikan akal pikiran sebagai bahan pertimbangan, itu harus kita gunakan. Jangan sampai seperti kata kebanyakan orang. Bila tergiur dengan iming-iming besar, otak kita langsung kita tempatkan di dengkul. Mau sukses besar kita harus sadar.
1. Penipuan jamaah umrah
Spoiler for Kemanakah hilangnya miliaran rupiah aset First Travel ?:

Penipuan jamaah umrah masih kuat dalam ingatan kita. Kasus first travel yang menimbulkan korban ribuan orang seharusnya membuat kita waspada dengan modus serupa. Namun, di beberapa daerah lain, hal serupa walaupun tidak sama, ada saja terjadi. Mungkin karena masyarakat disana kurang informasi.
Spoiler for Abu Hamzah Abu Tours:

Umumnya, jenis penipuan ini, memberikan harga yang dibawah pasaran serta menjanjikan fasilitas yang luar biasa menarik. Ini yang bisa membuat banyak masyarakat mudah terpikat. Apalagi menyangkut soal ibadah.
Spoiler for PT Damtour Hambali Abbas:

2. Multi Level Marketing
Spoiler for "Save Me-Miles":

Sistem Multi Level Marketing merupakan kegiatan yang seringkali dijadikan lahan bagi penipu untuk memuluskan bisnis meraup dana masyarakat sebanyak mungkin. Permainan uang member yang daftar untuk membayar member yang merekrut atau pola piramid, sebetulnya sudah dilarang di negara kita.
Spoiler for Bisnis MLM QNet Gunakan Skema Piramida yang Dilarang UU:

Namun, jenis multi level marketing, seringkali mengubah kemasannya agar lebih terlihat meyakinkan. Ditambah lagi kemampuan sales dalam membual, membuat calon korban ikut mereka serasa tak berdaya.
Spoiler for Penipuan Investasi Bodong di Lumajang:

3. Modus Harta Warisan Leluhur
Spoiler for TIPU TIPU HARTA WARISAN BUNG KARNO 2014:

Modus seperti ini masih saja banyak yang percaya. Kasus yamisa dan swisindo yang dahulu sempat tenar, mungkin masyarakat kita sudah banyak yang lupa. Modus utamanya adalah merekrut sebanyak mungkin orang untuk menjadi anggota. Para anggota diharuskan membayar iuran tertentu dengan imbalan jabatan tinggi dan bonus pembagian yang besar. Bonusnya akan diberikan bila rekening mereka di bank Swiss cair.
Spoiler for Ketua Yamisa Resmi Menjadi Tersangka:
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/379993/original/200902bYamisa.jpg)
Yamisa menjanjikan dana revolusi dan sembilan kesultanan di Indonesia. Yayasan ini mengklaim bisa mencairkan dana sekitar Rp 8 ribu triliun. Modusnya dengan mencari anggota sebanyak mungkin untuk dijadikan pengurus, lalu diiming-iming gaji besar. Tapi, sebelumnya calon pengurus itu wajib menyetorkan sejumlah uang . Liputan 6 20 Sep 2002,
Mereka meyakinkan pada para pengikutnya, bila mereka merupakan pewaris rekening harta peninggalan leluhur. Mulai dari jaman kerajaan, hingga cerita harta peninggalan sang proklamator.
Spoiler for Jual Beli Jabatan di Kerajaan Agung Sejagat, Setor Rp3 Juta sampai Rp30 Juta Demi Dapat Posisi:

Berbagai modus serupa sudah di bongkar pihak berwajib, dan terbukti bahwa bualan para penipu itu, merupakan tipuan semata. Namun anehnya, modus serupa ini, berulang lagi dan ada saja korbannya. Inilah kejadian aneh tapi nyata yang ada di sekitar kita.
Spoiler for Geger Sunda Empire:

4. Modus pengganda harta
Spoiler for Dimas Kanjeng Taat Pribadi:

Kasus Kanjeng Dimas beberapa tahun yang lalu, sempat menggegerkan kita. Orang itu mengaku bisa menggandakan harta. Banyak orang yang tertipu. Niat mau dapat harta berlipat namun justru kemalangan yang di raih.
Spoiler for Adegan Demi Adegan Dimas Kanjeng Terkait Kasus Pembunuhan:

Tak cuma harta terkuras habis, bahkan kasus Kanjeng Dimas beberapa tahun lalu, menimbulkan korban jiwa. Dan karena adanya kejadian tersebut, pihak berwajib membongkar modus penipuan tersebut.
Spoiler for Rahasia Sang Pengganda Uang Terbongkar:

Modus pengganda uang ini masih marak terjadi. Entah itu dijanjikan oleh dukun, paranormal atau sesepuh adat dan lainnya. Seharusnya, bila kita mau mikir jernih, modus serupa ini sudah jelas adalah sebuah kepalsuan. Tapi kembali lagi kepada kebiasaan masyarakat kita, dilain lokasi masih saja ada yang percaya dengan modus seperti ini.
Spoiler for Modus Penggandaan Uang:

5. Modus Pengobatan Alternatif
Spoiler for Subuuuuuuuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr:

Modus serupa ini, masih marak. Pada umumnya, cerita berawal dari kesaksian seseorang tentang adanya orang sakti. Orang sakti tersebut, bisa mengobati berbagai penyakit. Tanpa biaya.
Spoiler for Contoh Modus Pengobatan Alternatif:

Ini cerita yang menjadi magnet besar bagi banyak orang. Orang yang butuh sembuh dari sakit Biasanya, akan berbondong-bondong ikut ramai. Ini membuat nama si orang sakti itu makin populer.
Spoiler for Contoh Kasus lain yang heboh:

Apalagi orang sakti itu, tanpa meminta imbalan apapun atas upayanya dalam melakukan proses penyembuhan. Setelah namanya populer, maka modusnya baru terlihat. Akan ada banyak sasaran besar yang di target. Dan biayanya serta syaratnya kadang sangat aneh dan tidak masuk diakal.
Modus ini sebenarnya mirip seperti sebuah startup bisnis, yang sedang mulai beroperasi. Hanya saja cara dan tampilanya berbeda.

gambar ilustrasi dari pixabay.com
6. Modus syariah
Spoiler for Kasus perumahan syariah bodong:

Modus syariah ini yang paling marak akhir-akhir ini. Karena hal yang berbau syariah, memang sedang digandrungi masyarakat umum. Apalagi mayoritas negeri kita, penduduknya sangat religius.
Spoiler for Kavling Kampung Kebun Kurma:

Adanya kesempatan ini, membuat banyak penipu dengan kecerdasan mereka, memberikan label syariah untuk setiap aksi yang akan mereka lakukan. Hasilnya, dalam beberapa waktu saat ini, marak sekali diberitakan korban penipuan dengan embel-embel syariah.
Spoiler for CEKCOK! Korban Investasi vs Manajemen Kampoeng Kurma Soal Akad Syariah:

Mulai dari perumahan syariah, tabungan ,pinjaman dan investasi syariah bervariasi judulnya. Hasil akhirnya, saat harapan yang dinantikan oleh masyarakat tiba, ternyata yang diharapkan itu, hanyalah omong kosong belaka.
Selain ke enam modus serupa ini, masih banyak lagi modus yang beroperasi disekitar kita.
Ciri-ciri utama modus penipuan adalah :
1. Menjanjikan keuntungan yang tidak wajar.
2. Tidak ada jaminan lembaga keuangan resmi.
3. Mengutamakan rasa percaya sama perkaya ( tidak ada jaminan ).
4. Banyak cerita hiperbola.
5. Mengulur waktu bila kita akan melakukan penarikan dana atau pembatalan.
Pada umumnya bila kita keluar dari kelompok ini, maka kita akan dikucilkan. Tak jarang diteror dengan ragam aksi yang mengerikan hingga mengancam jiwa.
Untuk itulah, kita sebagai manusia yang diberikan akal pikiran sebagai bahan pertimbangan, itu harus kita gunakan. Jangan sampai seperti kata kebanyakan orang. Bila tergiur dengan iming-iming besar, otak kita langsung kita tempatkan di dengkul. Mau sukses besar kita harus sadar.
Penipu tidak akan pernah bisa hilang sepenuhnya, namun kemampuan kita dalam menggunakan akal pikiran agar tidak tertipu itu yang harus kita perkuat.






typhoe dan 29 lainnya memberi reputasi
28
29.6K
Kutip
136
Balasan


Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama


Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan